Sekarang, apapun bisa didapat dari internet. Tak terkecuali buat barang-barang cewek. Yahh, gegara internet dan tv, saya kenal ratusan model 'cantik' dari penjuru dunia.Jadi definisi 'sempurna' itu beda di berbagai negara. Pernah saya tanyain anak-anak SD di deket rumah saya, kalo cantik itu yang kayak gimana? Jawabnya bikin saya bengong.
"Yang kayak Oh Ha Ni."
"so,sopo kui?"----siapa itu?
"Pemeran cewek di sinetron korea kalau sore itu lho."
"jadi yang cantik itu kayak gimana?"
"yang kayak orang korea"
"emang orang indonesia ngga cantik?"
"ya cantik sih, tapi yang kayak agnes monica atau yang main penyihir-penyihir cantik itu, pokoknya yang putih"
"emang orang Korea kayak gimana?"
"putih, hidungnya mancung, kulitnya mulus,,,"
kalau anak SD yang lugu aja punya pendapat begitu, apalagi yang cewe-cewek segede kita. Selanjutnya jadi penasaran deh, para artis pake apa...dan dengan internet kita bisa searching brand yang mereka pakai dan dengan gampangnya order online.
Yang namanya order online, masalah utamanya adalah kita engga ngliat barang itu duluan. Beda ma di toko bisa dicolek dan dipake dulu. Jadi trust aja antara pembeli dan penjual di luar nan jauh sono. Beberapa orang kadang mengandalkan situs rating untuk mencari barang yang tepat. Contohnya...ehem saya. MUA atau FD bisa jadi rujukan, apalagi kalau barang yang mo dibeli kelewat mahal. Dari situs tersebut bisa diketahui pengalaman orang-orang yang pernah pake, jenis kulitnya apa (apakah sama dengan kita), kondisi lingkungannya gimana (secara, suatu produk yang sama kalau yang satu dipake di daerah pantai dan satunya di gunung salju jelas beda).
Beberapa kali (hampir selalu sih) saya pake metode ini. Browsing ampe pegal baru mutusin apakah benda itu layak dibeli apa engga. Misal saya pernah memutuskan bli serum dengan harga hampir separuh gaji saya. Kala itu saya semedi dulu. Pantas ngga untuk dibeli? Urgent ngga?----urgent dong, dah ada garis halus nihh!! Ada dananya ngga (ini penting bo, jangan sampe bisa bli bedak tapi ngga bisa bli nasi)----ada, barusan dapet bonus. Nah, kalo gitu pertanyaan selanjutnya, KIRA_KIRA cocok ngga di saya?
Yang namanya skincare atau make up sekalipun pasti cocok-cocokan. Biarpun kamu milih produk dengan rating 100% pengguna di internet cocok dan 99% menyarankan pada temannya, kamu harus mencobanya sendiri. Percayalah, ini pernah terjadi pada saya. Produk rating bagus, bahan bagus, ngga bakal iritasi lah, ngga bakal ini itu lah,,,berakhir di tempat sampah buat saya. Hiks, ngga cocok samsek, oh why?? ya, jawabnya karena kulit orang beda-beda. Makanya pilih selalu dengan kemasan terkecil. Jangan lupa selalu membeli di situs terpecaya. Harga memang ngga pernah berbohong, tapi manusialah yang selalu berbohong. Harga mahal bukan jaminan barang itu asli dan harga yang kelewat murah kemungkinan besar yahh tau sendiri lah. Selalu bandingkan harga produk yang di toko. Ini berlaku untuk skincare luar (misal Korea), karena harga barang di konter dan internet beda jauh. Ya pastikan harga yang wajar aja. Ngga mungkin kalau brand shiseido ngluarin masker seharga sepuluh ribu rupiah.